Bacaan Sholat Lengkap Beserta Urutannya

orang sholat

Sholat adalah ibadah wajib bagi umat muslim. Sejak kecil kita sudah diajarkan mengenai sholat, dan di usia 7 tahun kita telah diwajibkan untuk menjalankan sholat. Berikut ini merupakan bacaan-bacaan dalam sholat lengkap:

  • Bacaan niat sholat wajib
  • Bacaan doa Iftitah
  • Bacaan Al-Fatihah
  • Bacaan surat dari Al-Qur’an
  • Bacaan ruku’
  • Bacaan i’tidal
  • Bacaan sujud
  • Bacaan duduk diantara dua sujud
  • Bacaan tasyahud awal
  • Bacaan tasyahud akhir
  • Salam

Niat Sholat

Niat Sholat merupakan rukun shalat yang pertama, tanpa niat maka sholat kita tidak akan sah. Niat sholat disesuaikan dengan waktu sholat yang akan kita kerjakan. Misalnya pada waktu subuh maka niat sholat yang dibaca adalah niat sholat shubuh, begitu pula dengan empat waktu sholat selanjutnya.

Mengucapkan atau melafalkan niat sholat adalah sunnah, sedangkan meniatkannya dalam hatilah yang wajib tepatnya ketika takbiratul ihram.

Niat Sholat Subuh

bacaan niat sholat subuh

Usholli Fardhos Subhi Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa.an Ma’muuman/Imaaman Lillaahi Ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat sholat fardhu subuh dua rokaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala”.

Pada sholat subuh terdapat juga bacaan doa qunut dimana “Rasulullah senantiasa berqunut di shalat fajar (shalat Subuh) hingga beliau meninggal dunia.” (HR. Ahmad)

Niat Sholat Dhuhur

bacaan niat sholat dhuhur

Usholli Fardhodh Dhuhri Arba’a Roka’aatin Mustaqbilal Qiblati Adaa.an /Ma’muuman/Imaaman Lillaahi Ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat sholat fardhu dhuhur empat rokaat menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala”.

Niat Sholat Ashar

bacaan niat sholat ashar

Usholli Fardhol Ashri Arba’a Roka’aatin Mustaqbilal Qiblati Adaa.an /Ma’muuman/Imaaman Lillaahi Ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat sholat fardhu asar empat rokaat menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala”.

Niat Sholat Maghrib

bacaan niat sholat maghrib

Usholli Fardhol Maghribi Tsalasa Roka’aatin Mustaqbilal Qiblati Adaa.an /Ma’muuman/Imaaman Lillaahi Ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat sholat fardhu maghrib tiga rokaat menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala”.

Niat Sholat Isya

bacaan niat sholat isya

Usholli Fardhol ‘Isya.i Arba’a Roka’aatin Mustaqbilal Qiblati Adaa.an /Ma’muuman/Imaaman Lillaahi Ta’aalaa.

Artinya: “Saya berniat sholat fardhu isya empat rokaat menghadap kiblat karena Allat Ta’ala/Ma’mum karena Allah Ta’ala/Imam karena Allah Ta’ala”.

Doa Iftitah

Doa iftitah berarti pembuka, dan tidak wajib dibaca karena hukumnya sunnah. Doa ini dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surat Al-fatihah. Berikut ini dua versi doa iftitah.

Versi Pertama:

doa iftitah versi pertama

Artinya: “Allah maha besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada dzat yang telah menciptakan langit dan bumi, dalam keadaan lurus dan menyerahkan diri. Dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya, sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku semata-mata hanya untuk Allah seru sekalian alam. Tidak ada sekutu baginya, dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukannya. Dan aku adalah dari golongan orang-orang Muslim.”

Versi Kedua:

doa iftitah versi kedua

Artinya: “Ya Allaah, jauhkanlah jarak antara aku dan kesalahan-ku sebagaimana Engkau menjauhkan jarak antara timur dan barat. Ya Allaah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian putih yang disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin”.

Membaca Surat Al-Fatihah

bacaan surat alfatihah dalam sholat

Bismillaahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin. Arrohmaanirrohiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaakana’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinasshiroothol Mustaqiim. Shirootolladziina an’amta ‘alaihim ghoiril maghdhuubi ‘alaihim waladhdhooolliin. Aaamiin.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Raja yang menguasai hari kemudian (hari kiamat). Hanya kepada-MU lah kami menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami memohon pertolongan. Tunjukkan lah kepada kami jalan yang lurus. Yaitu jalannya orang-orang yang Engkau beri ni’mat, bukan jalannya orang-orang yang Engkau murkai, bukan pula jalannya orang-orang yang sesat.” Aaamiin

Hukum membaca surat Al-Fatihah adalah wajib dimulai dari ayat pertama yakni “Bismillahirrohmanirrohiim.” Namun jika menjadi makmum yang terlambat ketika sholat berjamaah dan tidak sembat menyelesaikan bacaan Al-Fatihah, maka hal itu tidak masalah sekalipun hanya dengan membaca basmalah. Dan surat ini dibaca ketika setelah Imam selesai membacanya, artinya dibaca ketika Imam sedang membaca surat setelah Al-Fatihah.

Membaca Surat Al-Qur’an

Setelah membaca Al-Fatihah pada rokaat satu dan dua maka bacalah satu surat dari Al-Qur’an. Hukum membaca surat dari Al-Qur’an adalah sunnah jadi tidak masalah. Namun sangat dianjurkan untuk dibaca pada rokaat satu dan dua setelah membaca surat Al-Fatihah. Misalnya membaca surat An-Nass atau Al-Ikhlash

Ruku’

Setelah membaca surat, gerakan selanjutnya adalah ruku’ dengan mengangkat tangan sembari membaca takbir kemudian membungkuk dengan kedua tangan memegang lutut dan meratakan punggung. Setelah itu membaca bacaan ini sebanyak 3 kali.

“Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih”

Artinya: Mahasuci Tuhan yang Maha Agung Serta Memujilah Aku Kepadanya.

I’tidal

Setelah itu, bangkit dan mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan “Sami’allaahu liman hamidah” (Allah maha mendengar terhadap orang yang memujinya). Lalu membaca:

“Robbanaa lakal hamdu mil us samaawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du.”

Artinya: Ya Allah Tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang Engkau kehendaki sesudah itu.

Sujud

Setelah i’tidal, maka bersujudlah seraya membaca takbir. Letakkan dahi, telapak tangan, lutut, jari kaki, pastikan kesemuanya menempel ke sajadah dengan sempurna. Setelah itu membaca:

Duduk di Antara Dua Sujud

Setelah selesai sujud, maka duduklah sembari membaca takbir saat bergerak lalu membaca:

“Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii”

Artinya: “Ya Allaah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.”

Setelah itu sujud kembali seperti sujud pertama. Setelah itu bangkit dan masuk ke rokaat kedua.

Tasyahud Awal

doa tasyahud awal

Artinya: “Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkahnya kupanjatkan kepadamu wahai nabi Muhammad. Keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang sholih-sholih. Aku bersaksi, bahwa tiada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi, bahwa nabi Muhammad utusan Allah. Ya Allah, limpahilah rahmat kepada nabi Muhammad.”

Tasyahud awal berlaku pada sholat yang jumlah rokaatnya lebih dari dua rokaat seperti sholat Dzuhur, Ashar, Maghrib dan ‘Isya.

Tasyahud Akhir

doa tasyahud akhir

Artinya: “Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkahnya kupanjatkan kepadamu wahai nabi Muhammad. Keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang sholih-sholih. Aku bersaksi, bahwa tiada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi, bahwa nabi Muhammad utusan Allah. Ya Allah, limpahilah rahmat kepada nabi Muhammad dan atas keluarga nabi Muhammad. Sebagaimana engkau beri rahmat nabi Ibrohim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas nabi Muhammad dan keluarganya. Sebagaimana engkau berkahi nabi Ibrohim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta, engkaulah yang terpuji dan mulia.”

Cara Duduk Pada Saat Tasyahud Akhir

Ketika duduk pada tasyahud akhir, masukkan kaki kiri pada bagian nbawah kaki kanan agar posisi duduk menempel ke lantai. Lalu posisikan jari kanan seperti sedang memancal.

Salam

Setelah tasyahud akhir selesai, lakukan salam untuk mengakhiri sholat. Pertama dengan menengok ke kanan dengan membaca “Assalaamu’alaikum warohmatullaah, kemudian menengok ke kiri dengan membaca bacaan yang sama.

Salam yang hukumnya wajib adalah salam yang pertama, sedangkan yang kedua dihukumi sunnah. Karena salam pertama merupakan tanda berakhirnya sholat. Hendaknya kita berdzikir setelah selesai sholat baru kemudian dilanjutkan dengan bacaan doa setelah sholat fardhu. Semoga langkah-langkah di atas bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *